27 February 2014

Jalanan

Hai kamu, si pengguna jalan,

Perkenalkan aku yang tadi malam ngomel-ngomel parah agak sedikit memaki kamu. Aku nulis surat ini buat kamu dengan dua tujuan, yaitu :

1. Bentuk permohonan maaf
Maaf, aku nampaknya memang keterlaluan memaki kamu sebegitu hebatnya dan membuat hati kamu terluka. Siapa yang ngga sakit coba dimaki-maki sama orang asing yang mau nabrak pulak. 

2. Bentuk himbauan
Begini loh, Jeng. Zebra cross itu dibuat khusus untuk orang menyebrang jalan. Bukan sekedar hiasan hitam-putih biar ngga monoton. Bukan pula sekedar iseng ngabisin cat. Tapi ada fungsinya! Orang yang punya SIM juga tahu kalau ada zebra cross dahulukan penjalan kaki. Ya ngga tahu yah kalau ada yang ngambil SIMnya di Apotik. Maksudnya kita kan sesama pengguna jalan yah sama-sama punya hak untuk menggunakan jalan. 

Lain kali kalau mau nyebrang lihat kanan-kiri dulu yah. Terus jangan plin-plan, kalau mau nyebrang yah nyebrang dong! Tetapkan pilihan kamu, jangan mundur lagi sambil ketawa-tiwi. Menyebranglah di tempat yang sudah disediakan, kan pemerintah sudah bikinin tuh yang namanya zebra cross, jembatan khusus penyebrangan.

Kalau mau main-main di lapangan sana (ya kalau masih ada lahannya ngga dijadiin perumahan) bukan di jalanan. Ingat hidup di jalanan itu berat, Sist!

Sekian surat ini aku buat khusus untuk kamu yang entah siapa dan di mana.

Salam Jalanan,

Eva, yang hampir nabrak kamu.

No comments:

Post a Comment