13 February 2012

#Gathering30HariMenulisSuratCinta jadi Ajang Menangis



Projek #30HariMenulisSuratCinta berakhir pada hari ini, hari ke-30, hari terakhir yang kebetulan dirayakan dengan mengadakan gathering, dimana kita bisa bertatap muka dengan peserta lainnya dan tentu saja para tukang pos.

Acara gathering ini diadakan di The Food Opera, Jl. H. Juanda No 72, Bandung. Dimulai pada pukul 11.00-15.00. Hanya dengan membayar Rp. 45.000 kita bisa makan siang bersama, ketemu dengan wajah – wajah yang suratnya sering kita baca, bertukar surat cinta dan baca surat cinta, dan dihibur oleh suara - suara indah dengan petikan gitar dan kecapi.

Saat menginjakkan kaki di sana saja, saya sudah menangis (dalam hati tentunya) dengan datang ke acara itu berarti selesai sudah rangkaian menulis surat cinta selama 30 hari. Sebagian peserta tahun lalu ada yang dengan setia ikut lagi. Beberapa diantaranya justru ada yang baru pertama kali menulis (gara – gara mau ikutan). Malah, teman saya sengaja membuat blog supaya bisa ikutan, tulisan pertamanya diposting di blog poscinta membuat dia semangat untuk menulis setiap harinya. Beberapa dari kami ada yang “bolos” selama 30 hari itu dengan sejuta alasan namun ada juga yang “lulus” bahkan sampai menulis di kereta api. Saya sendiri sudah 4 kali membolos :D

Saat para tukang pos memperkenalkan diri di panggung, saya menangis lagi (dalam hati lagi tentunya) karena tujuan saya datang kan ingin melihat tomat, @hurufkecil si tukang posku. Saya sudah siapkan surat untukmu lho yang akan dibacakan nanti, Aku Hanya Padamu.
Selain ingin melihat wujudmu, hurufkecil, saya malu sebagai orang Bandung masa tidak ikut serta karena sebagian dari mereka datang dari luar kota untuk ikut hadir. Sebut Palembang, Yogyakarta, Salatiga, Malang, Bekasi, Jakarta ... mereka semua datang demi acara ini.

Kami juga merayakan Hari Ulang Tahun @galuh bersama - sama



Suara - suara indah bernyanyi dengan petikan gitar ...



dan petikan kecapi



Surat – surat mulai dibacakan ...



Saat suratnya @heykila dibacakan oleh @starlian saya tidak tahan untuk menangis (kali ini tidak di dalam hati). Entah karena isi suratnya yang begitu dalam, entah karena cara membacanya dengan hati, entah karena alunan musiknya yang pilu, entah karena rinai hujan yang mulai turun. Saya tidak suka! Saya tidak suka menangis di depan orang banyak yang baru saya kenal beberapa jam lalu. Setelah surat itu selesai dibaca, selama beberapa detik kami semua terdiam lalu perlahan riuh rendah tepukan tangan terdengar. Lalu semua sibuk mencari tissu dan memelukmu, heykila.

Tak terasa acara pun berakhir.

Kalian, para tukang pos (sadar atau tidak) telah memunculkan bakat – bakat yang mungkin sudah berdebu dan berkarat. Terima kasih telah mengingatkan kami (saya khususnya) untuk lebih sering menyapu supaya tetap ada keinginan untuk menulis. Walaupun mungkin rasanya tidak lagi sama karena tidak ada lagi yang akan RT surat kami, tidak ada lagi tema di hari selasa, dan surat kaleng di hari jumat.

Inilah kami para peserta dan tukang pos


Itulah mungkin yang kalian juga rasakan ... maka dari itu mulai sekarang kami bisa tetap menulis apa saja tentang cinta, tidak hanya surat, puisi, esai, prosa, artikel .. pokoknya apapun tentang cinta.

Ayo, kita menulis lagi tentang cinta dan kirimkan tulisanmu ke poscinta.com

4 comments:

  1. keren review nya :)

    andai bisa ikutan juga T.T
    ah... envy...

    anw, salam kenal :D

    ReplyDelete
  2. hay kamu @jinggapagi yang selalu aku baca tiap suratnya (ternyata keren - keren *syirik)

    iya, sayang banget lho dirimu tak datang .... hahahaah

    makasih dah mampir, salam kenal juga, pencinta!

    ReplyDelete
  3. ga ada cerita aku baca surat cinta hehehe.. ternyata eva seterharu itu ya sm gathering ini ;p

    ReplyDelete
  4. hehehee ... aku kan orangnya gampang terharu, vi :D

    ReplyDelete