05 February 2012

Ungkapan 129 Bulan

Teruntuk Kekasihku

Tampak sedikit aneh rasanya mengirimimu surat yang bahkan dikirim melalui dunia maya. Yah, anggap lah ini hanya sekedar suatu ungkapan saja. Untuk apa aku mengirimimu surat cinta, kau tidak butuh pengakuan cinta di atas selembar kertas, bukan? Kau bisa melihatnya langsung di mataku ... apakah kau melihatnya? Hehehe .... tampaknya agak susah yah ber-puitis dan ber-romantis ria denganmu. Dasar pria tidak romantis! Tapi, dibalik ketidakromantisanmu itu kadang samar – samar kulihat kelembutanmu. Mungkin ini sebabnya aku menyukaimu sejak sepuluh tahun sembilan bulan yang lalu, 129 bulan!

Hahahhaa ... iyah kemarin kita sempet beradu mulut mengenai angka itu. Iyah, aku yang salah ... salah hitung. Whuuuaaa .... kadang aku tercengang sendiri betapa sudah 129 bulan kita habiskan bersama. Walaupun perjalanannya tidak semulus jalan tol tapi kita masih berpegangan tangan sampai sekarang. Eh, jalan tol juga sekarang banyak yang rusak kok jalannya :D

Sebenarnya, tidak ada hal yang penting sie di dalam surat ini.
Seperti yang tadi sudah aku bilang di awal ... ini hanya sekedar ungkapan saja. Ungkapan terima kasihku untuk kekasihku yang sudah mau menemaniku selama 129 Bulan. Walaupun banyak kerikilnya tapi semuanya berhasil kita lewati. Hehehhe. Bayangkan Sepuluh Tahun Sembilan Bulan ... kalau sudah menikah kira – kira anaknya sudah dua tuh :D.

Ouh iya, bicara tentang pernikahan ... bukan maksudku untuk memojokkanmu dengan segudang pertanyaan “kapan” dan “kapan” ... biarlah waktu saja yang menjawab itu. Tapi, satu hal yang harus di ingat adalah umur kita yang tak lagi muda dan sang waktu juga tidak akan peduli. Jadi, mari kita nikmati bersama sang waktu.

Sudah kah aku bilang terima kasih? Ehehee ... sekali lagi terima kasih yah untuk menjadi kekasih terindah di sepanjang hariku. Terucap doaku untukmu, untukku, dan untuk kita.

Dryva2001

No comments:

Post a Comment